Tips Memilih Alat untuk Fotografi

Assalammualaikum wr wb.

Sebuah perjalanan rasanya tak lengkap apabila tak ada memori untuk dikenang, tapi apa daya terkadang otak ini sungguh tak mampu menampung semua kenangan. Semua elok yang dihasilkan selama perjalanan. Nah, untuk menampung kenangan itu, berapa banyak dari kita mengabadikan setiap momen perjalanan dengan selfie, mengejar membeli HP atau kamera bagus untuk menghasilkan kualitas gambar yang oke. Yang instagrammable katanya.

maaf fotonya gak nyambuung.

Nah kemarin pada waktu perjalanan saya dan suami ke Istanbul, alhamdulillah, kami berdua diberi kesempatan untuk mengabadikan banyak momen. Banyak sekali. Ketika kami posting di sosial media, beberapa teman chat pribadi untuk menanyakan secara khusus alat apa yang kami gunakan. Karena bisa foto-foto berdua padahal kami hanya pergi berdua, dan hasil fotonya kok bagus pake kamera apa.

Oke, jadi untuk saya dan suami yang relatif jarang bepergian, mengabadikan momen itu penting. Dan sayang sekali karena buat beli tiketnya aja harus nabuuuung lama.hehe. Kalau tidak ada kenangannya kan sayang.

Jadi sebenarnya kami tidak pakai alat kamera yang mahal dan canggih ya teman-teman. Saya dan suami memakai kamera dan tripod itu saja. Dan bukan barang mewah, karena harganya juga tidak mahal. Saya dan suami juga bukan ahlinya. Cuma sekadar tahu dasarnya saja, jadi kalau sekiranya tips atau materi yang saya tulis ini sudah diketahui teman-teman, please skip saja atau bebas saja untuk dikoreksi yaaa.

Kamera

Jadi saya pakai kamera Nikon coolpix p530 termasuk jenis kamera prosumer. Jadi prosumer itu kamera antara kamera poket dan SLR. Saya dan suami beli tahun 2016, saat itu Liloo, anak pertama kami, lahir. Jadi suami membelikan saya kamera untuk mengabadikan momen keluarga kami. Saat itu harganya kalau tidak salah 4,5 juta rupiah. Saya yakin sekarang pasti lebih murah lagi. Saya sudah pernah bercerita tentang proses mengenal kamera saya.

Baca : Mengenal Kamera Sendiri di Diklat Desain Grafis

Nah, beberapa kali saya diminta untuk memberi masukan sebaiknya membeli kamera tipe apa. Jujuuur sekali, saya bukan expert di sini, jadi saya tidak bisa memberi rekomendasi seperti apa. Tapi mungkin sedikit tips ini membantu.

Tips memilih kamera

1. Cari tone warna kamera yang sesuai dengan selera.

Jadi menurut saya dan hasil proses belajar otodidak saya, tone setiap kamera itu sendiri-sendiri. Nikon, canon atau Fuji mempunyai tone warna sendiri-sendiri. Biasanya untuk mencari tahu tone warna yang jadi favorit, saya googling atau cari di instagram. Memakai hastag misal #kamerafuji #kameracanon nanti akan muncul hasil foto-foto dari kamera tersebut, tinggal dipilih mana yang paling cocok di hati. Karena ya itu semua berkaitan dengan selera.

2. Tentukan kemampuan daya beli.

Setelah mengetahui ingin membeli kamera merk apa, tentukan kemampuan daya beli. Jangan membeli sesuatu yang melebih budget. Karena ya masih banyak hal lain yang lebih penting bukan? Kecuali kalau memang ingin menjadi fotografer ya. Nah misal nih, kemarin saya dan suami hanya menyiapkan uang 5jt rupiah. Kami mencari di marketplace untuk kira-kira kamera harga tersebut yang cocok untuk saya dan suami apa. Sebaiknya langsung membeli di toko kamera, karena akan tahu betul kualitas bidikan dan lain-lain. Tapi saya dan suami lebih memilih membeli online karena mencari kamera keinginan kami di Madiun (saat itu kami tinggal di Madiun) sedikit susah.

Tripod

Saya dan suami sempat bersitegang karena tripod ini. Suami menganggap tidak perlu, sedangkan saya mengganggap perlu. Nah, ternyata tidak sia-sia memakai tripod ini. Karena saya bisa mengarahkan angle sesuai yang saya mau. Sebenarnya suami sih yang bagian setting tripod, saya bagian setting kamera. Kemudian saya mengarahkan pose dan sudut pengambilan gambar. Nah setelah jadi, kami berdua puas sekali. Jadi kalau ditanya perlu tidak tripod ini, jawab saya adalah perlu. Tapi entah kalau perginya dengan krucil-krucil, mungkin akan ribet sekali.

Saya sudah mencari tahu melalui internet tripod yang bagus, referensi teman-teman dan hal lain. Tapi ketika cek harga dan ketersedian kok gak ada yang cocok. Ada yang bagus tapi harganya 2,5jt rupiah, koook ya overbudget. Ada yang bagus tapi kok belinya kudu di Singapura. Akhirnya saya memutuskan membeli Tripod Takara, saya lupa seri berapa. Yang jelas harganya kurang dari 250ribu rupiah. Sungguh murah sekali.

Tips dan trik beli tripod

1. Perhatikan budget

2. Perhatikan apakah tripod bisa digunakan untuk kamera (syukur-syukur bisa juga untuk hp) yang kita gunakan

3. Kalau saya memilih tripod yang bisa disetting untuk 3 level ketinggian, jadi bisa pakai angle dari bawah, angle biasa atau angle dari atas

4. Perhatikan berat tripod karena takut makan tempat di koper

Naaah, selamat berburu alat fotografi 🤗

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s