UHT vs Sufor

Kalila saat ini Alhamdulillah sudah ASI ekslusif 1 tahun. S2 lah istilah per emak emak an.. Hmmm. Perjuangan memberi ASI selama masa pasca persalinan bisa dilihat pengalaman mengatasi asi tidak keluar pasca persalinan

Sebenarnya saya berencana memberi ASI sampe anak usia dua tahun. Akhirnya rencana itu kandas karena saya mendapat titipan lagi :’)

Mulai saya baca baca tentang susu untuk bayi di atas satu tahun. Kebetulan gigi Liloo itu gampang keropos seperti saya. Akhirnya saya sangat selektif memilih susu tambahan untuk liloo.

Pilihan pertama saya jatuh pada ultr* Mimi yang warna biru

Alasannya adalah karena gulanya 0 dan saya berulang kali mencari sufor dengan gula 0 tidak ada.ha-ha-ha. Ada salah satu sufor yang mengklaim bahwa merk-nya tanpa gula tambahan (saya lupa apa merk-nya) tapi setelah saya lihat ingredients nya ternyata ada fruktosa yang di bungkus sufor lain. Itu termasuk ke gula tambahan. Weew.

Setelah 3 bulan lebih memakai ultr* Mimi biru. Saya merasakan berapa positif negatifnya.

+ gampang, tinggal masukin sedotan

+ kabarnya karena diolah hanya dengan dipanaskan lebih sedikit zat yang terbuang dibandingkan sufor yang sudah menjadi bubuk dan kehilangan banyak nutrisi penting

+ gula 0

– anak saya jadi susah dan keras pup nya. Saya mikir sih. Susu sapi murni kan emang susah dicerna ya.. Kecuali ASI

Akhirnya saya berpindah ke sufor

Kenapa?? Karena saya berpikir, anak saya itu termasuk berat badan yang kategorinya di bawah. Dengan minum susu yang sulit dicerna sepertinya akan membuat dia sulit mencerna susu tersebut. Selain itu di kemasan uht itu pun kebanyakan ditulis untuk anak di atas usia 2 tahun.. Walaupun kabarnya tetap boleh dikonsumsi oleh bayi di atas satu tahun, tapi sumber saya hanya blog ibu ibu kece yang saya ikutin. dan belio juga bilang menurut pegawai perusahaan tersebut. Hmmm.. Akhirnya Krn tulisan di atas 2 tahun itu saya berpindah.

Berpindah ke sufor pun ada positif negatifnya..

+ anak saya BB nya jadi naik.ha-ha-ha.

– kandungan gulanya tidak 0

– susah penyajian

– bikin pup anak saya jadi encer banget

Sejauh ini saya udah mencoba tiga merk sg* , morinag* ,nutril*n . secara keseluruhan satu sama lain baik baik saja di anak saya. Tidak ada perbedaan signifikan saat mengkonsumsi. Sebenarnya saya berpikir untuk ganti ganti sufor. Agar anak saya mendapat banyak nutrisi tidak hanya dari satu merk.
Tapi.. Saya takut kalau kena produk mahal.. Anak saya gak.mau produk yang murah lagi.hahahaha.

Jadi apa saya meninggalkan uht?

Tidak.. Karena kalau jalan jalan dan lupa bawa susu. Yaudahlah uht saja di alpamaret atau indomarrrt.ha-ha-ha.

Kenapa memberi susu tambahan, bukannya idealnya tidak perlu diberi tambahan asal cukup makannya??

Karena anak saya tidak cukup makannya. Susah makan. Sudah dibelikan bahan makanan mahal yang ada dilepeh. Dan saya bukan ibu ibu fanatik. Oh tidak.. Saya lebih memilih annak saya cukup nutrisi dibanding harus membuat dan memaksa dia makan.wkkwkw. karena apa? Karena saya juga susah makan. Kalau gak enak susah makanannya dlu waktu kecil.ha-ha-ha. Yaudahlah kalau anak saya seperti itu  :”)

Jadi uht atau sufor? Atau kekeh tidak memberikan susu tambahan?

Hhmmm. Suka suka kitalah. Karena tidak ada ibu ibu yang gagal.ha-ha-ha
Love 

Ratnasari

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s