Ardhila Chadarisman

Saya sudah beberapa kali bertemu dengannya. Sempat mengobrol sekian lama.

Pertemuan pertama

kala itu saya masih semester 7 kuliah. Mengobrol di stasiun pasar senen Jakarta. Saat itu, saya sedang ada pelatihan di Jakarta, yang kebetulan si akang ini termasuk alumninya. Jadi, saat saya bersama rombongan pelatihan, akang menjenguk rombongan saya, karena banyak teman akang yang masuk dalam rombongan saya itu. Dalam hati saya saat itu, mas ini. Pinter ngomong dan supel. Pas itu, saya sih sudah mulai tersepona.
Ya biasa, anak belum lulus yang ketenu alumni.hihi. temannya, beberapa kali bercerita tentang dia di perjalanan kereta jakarta surabaya. Menceritakan kisah cinta dia. Hmmm.. pas itu sih manggut manggut aja. Mikirnya.. kayaknya si akang ini kece juga kalau jadi pasangan hidup.hihihi. soalnya dia pinter ngomong. Tapi sepertinya kejadian ini tidak menarik di hatinya, karena dia lupa 😦

Read More »